Minggu, 01 April 2012

Biografi Iwan Fals

       
        Iwan Fals yang bernama lengkap Virgiawan Listanto (lahir di Jakarta, 3 September 1961; umur 50 tahun) adalah seorang Penyanyi beraliran balada dan Country yang menjadi salah satu legenda hidup di Indonesia.

      Lewat lagu-lagunya, ia 'memotret' suasana sosial kehidupan Indonesia di akhir tahun 1970-an hingga sekarang, serta kehidupan dunia pada umumnya, dan kehidupan itu sendiri. Kritik atas perilaku sekelompok orang (seperti Wakil Rakyat, Tante Lisa), empati bagi kelompok marginal (misalnya Siang Seberang Istana, Lonteku), atau bencana besar yang melanda Indonesia (atau kadang-kadang di luar Indonesia, seperti Ethiopia) mendominasi tema lagu-lagu yang dibawakannya. Namun demikian, Iwan Fals tidak hanya menyanyikan lagu ciptaannya sendiri tetapi juga sejumlah pencipta lain.

       Iwan yang juga sempat aktif di kegiatan olahraga, pernah meraih gelar Juara II Karate Tingkat Nasional, Juara IV Karate Tingkat Nasional 1989, sempat masuk pelatnas dan melatih karate di kampusnya, STP (Sekolah Tinggi Publisistik). Iwan juga sempat menjadi kolumnis di beberapa tabloid olah raga.

        Kharisma seorang Iwan Fals sangat besar. Dia sangat dipuja oleh kaum 'akar rumput'. Kesederhanaannya menjadi panutan para penggemarnya yang tersebar diseluruh nusantara. Para penggemar fanatik Iwan Fals bahkan mendirikan sebuah yayasan pada tanggal 16 Agustus 1999 yang disebut Yayasan Orang Indonesia atau biasa dikenal dengan seruan Oi. Yayasan ini mewadahi aktivitas para penggemar Iwan Fals. Hingga sekarang kantor cabang OI dapat ditemui setiap penjuru nusantara dan beberapa bahkan sampai ke manca negara.

Biografi

     Masa kecil Iwan Fals dihabiskan di Bandung, kemudian di Jeddah, Arab Saudi selama 8 bulan. Bakat musiknya makin terasah ketika ia berusia 13 tahun, di mana Iwan banyak menghabiskan waktunya dengan mengamen di Bandung. Bermain gitar dilakukannya sejak masih muda bahkan ia mengamen untuk melatih kemampuannya bergitar dan mencipta lagu. Ketika di SMP, Iwan menjadi gitaris dalam paduan suara sekolah.

      Selanjutnya, datang ajakan untuk mengadu nasib di Jakarta dari seorang produser. Ia lalu menjual sepeda motornya untuk biaya membuat master. Iwan rekaman album pertama bersama rekan-rekannya, Toto Gunarto, Helmi, Bambang Bule yang tergabung dalam Amburadul, namun album tersebut gagal di pasaran dan Iwan kembali menjalani profesi sebagai pengamen. Album ini sekarang menjadi buruan para kolektor serta fans fanatik Iwan Fals.

      Setelah dapat juara di festival musik country, Iwan ikut festival lagu humor. Arwah Setiawan (almarhum), lagu-lagu humor milik Iwan sempat direkam bersama Pepeng, Krisna, Nana Krip dan diproduksi oleh ABC Records, tapi juga gagal dan hanya dikonsumsi oleh kalangan tertentu saja. Sampai akhirnya, perjalanan Iwan bekerja sama dengan Musica Studio. Sebelum ke Musica, Iwan sudah rekaman sekitar 4-5 album. Di Musica, barulah lagu-lagu Iwan digarap lebih serius. Album Sarjana Muda, misalnya, musiknya ditangani oleh Willy Soemantri.

        Iwan tetap menjalani profesinya sebagai pengamen. Ia mengamen dengan mendatangi rumah ke rumah, kadang di Pasar Kaget atau Blok M. Album Sarjana Muda ternyata banyak diminati dan Iwan mulai mendapatkan berbagai tawaran untuk bernyanyi. Ia kemudian sempat masuk televisi setelah tahun 1987. Saat acara Manasuka Siaran Niaga disiarkan di TVRI, lagu Oemar Bakri sempat ditayangkan di TVRI. Ketika anak kedua Iwan, Cikal lahir tahun 1985, kegiatan mengamen langsung dihentikan.

    Selama Orde Baru, banyak jadwal acara konser Iwan yang dilarang dan dibatalkan oleh aparat pemerintah,  karena lirik-lirik lagunya dianggap dapat memancing kerusuhan. Pada awal kariernya, Iwan Fals banyak membuat lagu yang bertema kritikan pada pemerintah. Beberapa lagu itu bahkan bisa dikategorikan terlalu keras pada masanya, sehingga perusahaan rekaman yang memayungi Iwan Fals enggan atau lebih tepatnya tidak berani memasukkan lagu-lagu tersebut dalam album untuk dijual bebas. Belakangan Iwan Fals juga mengakui kalau pada saat itu dia sendiri juga tidak tertarik untuk memasukkan lagu-lagu ini ke dalam album.


      Rekaman lagu-lagu yang tidak dipasarkan tersebut kemudian sempat diputar di sebuah stasiun radio yang sekarang sudah tidak mengudara lagi. Iwan Fals juga pernah menyanyikan lagu-lagu tersebut dalam beberapa konser musik, yang mengakibatkan dia berulang kali harus berurusan dengan pihak keamanan dengan alasan lirik lagu yang dinyanyikan dapat mengganggu stabilitas negara. Beberapa konser musiknya pada tahun 80-an juga sempat disabotase dengan cara memadamkan aliran listrik dan pernah juga dibubarkan secara paksa hanya karena Iwan Fals membawakan lirik lagu yang menyindir penguasa saat itu.

      Pada bulan April tahun 1984 Iwan Fals harus berurusan dengan aparat keamanan dan sempat ditahan dan diinterogasi selama 2 minggu gara-gara menyanyikan lirik lagu Demokrasi Nasi dan Pola Sederhana juga Mbak Tini pada sebuah konser di Pekanbaru. Sejak kejadian itu, Iwan Fals dan keluarganya sering mendapatkan teror. Hanya segelintir fans fanatik Iwan Fals yang masih menyimpan rekaman lagu-lagu ini, dan sekarang menjadi koleksi yang sangat berharga.

       Saat bergabung dengan kelompok SWAMI dan merilis album bertajuk SWAMI pada 1989, nama Iwan semakin meroket dengan mencetak hits Bento dan Bongkar yang sangat fenomenal. Perjalanan karier Iwan Fals terus menanjak ketika dia bergabung dengan Kantata Takwa pada 1990 yang didukung penuh oleh pengusaha Setiawan Djodi. Konser-konser Kantata Takwa saat itu sampai sekarang dianggap sebagai konser musik yang terbesar dan termegah sepanjang sejarah musik Indonesia.

       Setelah kontrak dengan SWAMI yang menghasilkan dua album (SWAMI dan SWAMI II) berakhir, dan di sela Kantata (yang menghasilkan Kantata Takwa dan Kantata Samsara), Iwan Fals masih meluncurkan album-album solo maupun bersama kelompok seperti album Dalbo yang dikerjakan bersama sebagian mantan personel SWAMI.

       Sejak meluncurnya album Suara Hati pada 2002, Iwan Fals telah memiliki kelompok musisi pengiring yang tetap dan selalu menyertai dalam setiap pengerjaan album maupun konser. Menariknya, dalam seluruh alat musik yang digunakan baik oleh Iwan fals maupun bandnya pada setiap penampilan di depan publik tidak pernah terlihat merek maupun logo. Seluruh identitas tersebut selalu ditutupi atau dihilangkan. Pada panggung yang menjadi dunianya, Iwan Fals tidak pernah mengizinkan ada logo atau tulisan sponsor terpampang untuk menjaga idealismenya yang tidak mau dianggap menjadi wakil dari produk tertentu.

Album


Singel


Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Iwan_Fals

Biografi Armada Band


Berikut adalah secuil biografi Armada Band.
ARMADA hanyalah nama baru di blantika musik Indonesia. Namun personelnya telah lama berkecimpung di dunia musik Indonesia. Terbentuk di Jakarta di pertengahan bulan Oktober 2007, band yang sebelumnya bernama Kertas ini telah meluncurkan album di tahun 2008 lalu berjudul “Balas Dendam” dengan hits single “Gagal Bercinta”.
Hits tersebut cukup mendapatkan tempat di hati para pecinta musik Indonesia, terbukti berhasil
menduduki posisi bergengsi di banyak radio di seluruh Indonesia,dengan periode yang cukup lama. hal ini di karenakan karakter band ARMADA yang begitu kuat dan menyuguhkan aliran music yang Berbeda.
Aliran music yang diusung oleh Armada adalah “Melancholic Pop”. Aliran ini di bangun oleh karakter suara sang vokalis dan aransemen music yang begitu terasa melancholic dengan sentuhan musik yang banyak di pengaruhi oleh band – band legendaris dunia seperti The Beatles ,Queen,The Police dan band legendaris dunia lainnya.
Band ini dimotori :
Andith (DRUM), 
Rizal (VOCAL), 
Endra’ (BASS), 
Mai (GUITAR) dan 
Radha (GUITAR).

Tahun 2009, Armada band merilis album kedua ‘Hal Terbesar’ dengan single andalan ‘Buka Hatimu’. (emjhie)


Meski berada di bawah naungan label Emotion yang notabene merupakan binaan gitaris Padi, Piyu, namun Armada Band tak mau melibatkan musisi senior tersebut dalam penggarapan lagu-lagu mereka mengaku lebih nyaman dan pede ketika menggarap lagunya sendiri.Makanya di lagu hits seperti Buka Hatimu, Mau Dibawa Kemana, dan Kuingin Setia yang terdapat di album HAL TERBESAR, semuanya tidak melibatkan siapapun dalam penggarapannya. Pun dengan single teranyar mereka yang baru dibuat video klipnya, Cinta Itu Buta
“Yang aransemen single ini, dari keseluruhan kita semua yang ngerjain dan tidak ada pihak lain yang kita libatkan, baik label maupun manajemen,” kata Radha saat ditemui disela-sela pembuatan video klip single Cinta Itu Buta itu, di Gedung Kantor Pos, Kota, Jakarta Barat (21/10) malam.
Single Cinta Itu Buta sendiri adalah lagu yang memiliki tempo medium up, dinamis, berenergi dan riang. Diciptakan oleh Rizal bersama dengan Endra, sedangkan untuk aransemen diserahkan kepada Radha. Oleh Radha, balutan aransemen yang ceria pun diberikan untuk memberikan nuansa akan perasaan orang yang sedang jatuh cinta.
“Kami hanya ingin menorehkan pencapaian yang lebih tinggi. Semoga apresiasi masyarakat akan lagu ini bisa seperti lagu-lagu sebelumnya,” pungkas Radha lagi yang mengingatkan akan prestasi band ini di lagu sebelumnya yang mencapai angka penjualan 7,5 juta download pada aktivasi RBT di tanah air.

Rabu, 21 Maret 2012

Biografi Samuel Simorangkir

Hendra Samuel Simorangkir atau lebih sering disapa Sammy ini adalah vokalis Kerispatih. Namun sebelumnya putra dari pasangan D.N. Simorangkir dan Tiur Ida Simanjuntak adalah finalis Indonesian Idol musim 1. Pada awal berdirinya Kerispatih pada 21 April 2003, saat itu Sammy belum bergabung dengan Badai, Arief, Andika dan Anton. Sehari setelahnya, di acara Farabi Sunday, Sammy pun resmi bergabung dengan menjadi vokalis. Dengan Kerispatih, ia telah menelurkan 1 album kompilasi, Gulalikustik (2004) dan 4 album tunggal Kerispatih, Kejujuran Hati (2005), Kenyataan Perasaan (2007), Tak Lekang Oleh Waktu (2008) dan Semua Tentang Cinta (2009). 

KASUS
Dalam kehidupan pribadi, bungsu dari ketiga bersaudara ini beberapa kali menjalin hubungan, sebut saja Nania Idol, serta model Andrea Dian dan Nathalia. Bahkan hubungannya dengan Andrea sempat jadi sorotan media, karena ditengarai Sammy telah berselingkuh. Sammy yang telah menyelesaikan studinya di Institut Musisi Indonesia Jurusan Perkusi ini kembali namanya jadi perbincangan publik di penghujung 2009. Ia dituduh melakukan pencurian mobil Honda Civic milik seorang wanita bernama Giska. 

         Sammy dijemput petugas Kepolisian pada Rabu, 9 Desember 2009 untuk menjalani pemeriksaan di Polsek Mampang. Belum selesai kasus Sammy dengan Giska yang juga memasuki ranah hukum, kini pada 2 Februari 2010, ia kembali berurusan dengan polisi. Sammy diciduk aparat di sebuah kamar kost daerah Pedurenan Sawit Setiabudi, Jakarta Pusat. Di kamar tersebut ditemukan paket sabu-sabu dan juga alat hisap. Langsung saja, Sammy dibawa ke Polres Jakpus. Dari hasil tes urine, Sammy positif mengonsumsi narkoba dan membuatnya dijerat Undang-Undang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun.

LAGU
Sedang Apa dan Dimana (2011) Kesedihanku (2012)

Kamis, 15 Maret 2012

Biografi Afika Oreo

Biografi Afika  - gadis kecil lucu imut ini makin terkenal aja gan karena banyak yang share mengenaik afika dan lagi ada juga foto afika yang di edit edit layaknya komik oleh tangan jahil di Internet tentunya Nah berikut adalah Biografi afika Buat agan sekalian
 
Nama Lengkap Afika adalah Amanina Afiqah Ibrahim Lahir pada Tanggal 6 Januari 2006 dari
pasangan Dina Walintukan & Erwin Andri Ibrahim.

Ketenaran Afika Mulai Booming Lewat Iklan Oreo Yang di bintanginya, Karena Iklannya Bener-Bener kaya iklan yang nggak ada scripnya Natural Banget Deh Menceritakan Kehidupan Anak-anak Gitu ! Good Job , Buat Sutradaranya Haa...!

Nah berikut Ini Percakapan Afika Dan Anak Lucu Yang di Iklan Oreo ice cream Rasa Orange ^_^
yang lagi Booming Banget di Fb ,kalo di twitter Kurang tau,hAA . jarang aktif :D

 
afika lagi belajar nulis , dateng seorang anak kecil yang lucu dan belum di ketahui siapa namanya
anak lucu : Afikaaaaa ? *nada nyampeur dan masuk rumah
afika : iya *nada lucunya
anak lucu : ada yang baru nih *sambil lari ke arah afika
afika : apaa? *nada tiis yang lucu
anak lucu : pake ini duluu yah *sambil ngepakein jaket , penutup kepala
afika pun bengongg
anak lucu : udah siaaaap? *bikin penasaran afika
afika : udah *sambil cepet menggangguk
anak lucu : tapi dingin loh ! * makin bikin penasaran
afika : *_* ,  #olohok
anak lucu : ini dia oreo ice cream rasa orange .... #nada lucu
afika : hah ? jaruukk #nada balelol anak lucu
anak lucu & afika : di jilaaat , di puter ,cucucucu #nadalezaaat ceritanya , dicepulin deh ,BRRRRRRRRRRbRRRRRRRR ! dingiiinnn
afika : HANYA OREOO!

*Kalo yang Nggak Ngerti Bhs Sunda bisa translate ya di Google Haa ^_^

nah info terbaru yang di peroleh dari Fan Base Afika Di Kaskus Bahwa afika Akan Membintangi Iklan lagi yaitu Iklan Provider Seluler " TELKOMSEL " Kalo yg nge fans Banget Sama Afika Ikuti Official. atau Sumber-sumber terpercaya yang membahas tentang Afiqah dengan benar karena sudah mendapat izin dari Keluarganya. http://dhono-wareh.blogspot.com/

Sumber :
http://lubang-kecil.blogspot.com/2012/03/biodata-biografi-afika-lucu.html

Biografi Agnes Monica

Agnes Monica Muljoto (Agnes Monica) 
Tempat Tangal Lahir  :   Jakarta, 1 Juli 1986. 

Ia memulai kariernya di industri hiburan pada usia enam tahun sebagai seorang penyanyi cilik. Agnes telah merilis tiga album anak-anak, yaitu Si Meong, Yess!, dan Bala-Bala, yang berhasil mengantarkan namanya ke deretan penyanyi cilik terpopuler di era 1990-an. Selain bernyanyi, Agnes kemudian juga menjadi presenter di beberapa acara televisi anak-anak.

Saat menginjak usia remaja, Agnes mulai terjun ke dunia seni peran. Perannya di sinetron Pernikahan Dini (2001) berhasil melambungkan namanya. Agnes kemudian membintangi sederet judul sinetron yang menjadikannya artis remaja dengan bayaran termahal saat itu.

Pada tahun 2003, Agnes merilis album dewasa pertamanya yang berjudul And the Story Goes, yang kembali melejitkan namanya di industri musik Indonesia. Kesuksesannya di tanah air mendorong Agnes memasang target untuk bisa berkarier di kancah internasional. Pada album keduanya yang dirilis pada tahun 2005 ia menggandeng penyanyi asal Amerika Serikat Keith Martin untuk berkolaborasi. Agnes juga terlibat dalam syuting dua serial drama Asia, The Hospital dan Romance In the White House di Taiwan.

              Agnes berhasil meraih penghargaan dua tahun berturut-turut atas penampilannya di ajang Asia Song Festival di Seoul, Korea Selatan, pada tahun 2008 dan 2009. Pada album ketiganya, Sacredly Agnezious (2009), Agnes mulai terlibat sebagai produser dan penulis lagu. Pada tahun 2010, ia diangkat sebagai salah satu juri pada ajang pencarian bakat Indonesian Idol. Agnes juga menjadi salah satu pemandu acara pada karpet merah pegelaran American Music Awards 2010 di Los Angeles, Amerika Serikat.

           Seiring dengan melesatnya Agnes ke puncak popularitas, penampilan dan gaya berbusananya menjadi tren di kalangan anak muda. Selain sukses secara komersial, Agnes juga telah dianugerahi banyak penghargaan, termasuk di antaranya sembilan Anugerah Musik Indonesia, tujuh Panasonic Awards, dan empat MTV Indonesia Awards. Selain itu, Agnes telah dipercaya menjadi duta anti narkoba se-Asia serta duta MTV EXIT dalam memberantas perdagangan manusia.

Senin, 30 Januari 2012

Biografi Band Steven & coconut Treez

           
          Steven & coconut Treez adalah salah satu group band reggae Indonesia yang masih eksis dan bisa bertahan ditengah menjamurnya band band percintaan. Beranggotakan Steven*vocal yanga mantan vocalis band scope dan sempat menelurkan tiga album, A ray* gitar, Teguh*gitar, Rival*bass, Iwan*keyboard, alm Tedy*perkusi, Aci*drum maju terus bersaing di pasar tanpa ada saingan. Kehadiran Steven and The Coconut Trees ternyata mendapat sambutan positive. Maklum aja, emang enggak banyak band yang main reggae kan. Hasilnya? “Dari jualan kaset, lumayan lah, cukup buat hura-hura setahun,” ujar Steven seraya tergelak.
            Steven & Coconut treez maju meneruskan perjuangan musisi pendahulunya reagge imanez, malah di album ketiga Steven mengeluarkan singgle kedua mereka lagu yang diciptakan alm Imanez “lagu santai” karna memang reagge emang terkenal buat lagu nyantai.

           Di tahun kemaren band ini juga kehilangan pemain perkusi mereka tedy karena sakit paru paru yang diidapnya.
Dengan musik yang easy listening dan komposisi lirik yang merakyat yang sering didengar dalam kehidupan sehari hari band ini tetap bisa eksis diblantika musik Indonesia.

Biografi Band Jikustik


Jikustik adalah nama grup musik yang terbentuk di Yogyakarta, 26 Februari 1996,

Personel  :
Pongki (vokal, gitar),  
Icha (bass, vokal),  
 Dadi (gitar, vokal),  
Adhit (keyboard) dan  
Carlo (drum).

             Jikustik, sebelum populer menggunakan nama G-Coustic. Mereka tampil di kafe-kafe, begitu pun saat rillis album independent, masih menggunakan huruf 'G' berasal dari nama Geronimo, sebuah radio di Jogja, yang menjadi cikal bakal Jikustik. Sedangkan Coustic berasal dari kata acoustic.

             Dua personal, masing-masing Icha dan Adhit pernah membentuk grup band bersama Eross 'Sheila on 7', sebelum bergabung dengan Jikustik. Grup bernama Dizzy juga kerap manggung di acara sekolah dan kampus dengan banyak membawakan lagu rock n roll dengan Icha sebagai vokalisnya.

             Karena kegigihan Jikustik pernah mengeluarkan album independent, berjudul Bulan Di Djogja. Berisi lagu-lagu, Bulan di Pangkuan, Bersanding Denganmu, Rie..., Menunggumu Pulang, Seribu Tahun Lamanya, Separuh Hati, Didera Hujan dan Adinda.

             Kini selain sebagai personel Jikustik, baik Pongki maupun Icha, banyak menciptakan lagu untuk para penyanyi, baik penyanyi senior maupun pendatang baru. Di antara mereka termasuk Audy, Iwan Fals, Chrisye, Siti Nurhaliza dan Rossa. Begitu pun Icha yang menciptakan lagunya untuk penyanyi senior Malaysia, Sheila Madjid.

Biografi Band Krispatih

              
                  Kerispatih terbentuk tanggal 21 April 2003 atas prakarsa empat orang mahasiswa Institut Musisi Indonesia, Arief, Badai, Andika, dan Anton. Awalnya mereka membentuk band bertemakan instrumental etnik, yang mereka gubah dalam aransemen baru. Pemunculan pertama mereka adalah di acara Farabi Sunday tanggal 22 April 2003. Mereka pun merekrut Sammy, rekan mereka di kampus dan salah satu finalis 30 besar Indonesian Idol I, sebagai vokalis.

                  Karier profesional mereka jalani setelah membentuk manajemen band, yang saat itu diatur oleh Ingga Jaya Purda. Kini Kerispatih tergabung dalam manajemen Bagot’z Productions. Kerispatih mulai rekaman di tahun 2004. Mereka bergabung dalam proyek album kompilasi bertajuk ''Gulalikustik'' (release September 2004), dengan major label PT. Naga Swarasakti. Keikutsertaan mereka pada album ini berawal dari acara yang diselenggarakan oleh sebuah Stasiun Radio Swasta (88.00 Mustang FM) yang diberi nama Gulali (Lagu Gue Cendili), yang memang menjadi wadah bagi pencipta dan band baru Indonesia. Gayung bersambut, pihak Mustang menawari Kerispatih dalam proyek kolabirasi tersebut. Di album tersebut mereka menyumbang dua buah lagu, "Lupakan Aku" dan "Sebentuk Hati buat Kekasih".

                 Tahun 2005, Kerispatih merilis album pertama mereka bertajuk ''Kejujuran Hati''. Singel-singel yang dirilis di album ini adalah antara lain: "Kejujuran Hati", "Cinta Putih", dan "Lagu Rindu" . Album ini mendapat Platinum Awards pada tahun 2006. Kesuksesan mereka dibuktikan juga dengan mendapat penghargaan sebagai Album Pendatang Baru Ngetop dalam ajang SCTV Music Awards 2006.Pada tahun 2007, Kerispatih mengeluarkan album keduanya yang berjudul ''Kenyataan Perasaan'', dan merilis singel pertamanya di album ini yang berjudul "Mengenangmu" , dan mendominasi tangga lagu Indonesia dan radio. Setelah kesuksesan "Mengenangmu", Kerispatih merilis single keduanya yang berjudul "Tapi Bukan Aku" yang sesuai prediksi akan mengulang kesuksesan "Mengenangmu". Mereka kemudian merilis single ketiganya berjudul "Sepanjang Usia" serta "Untuk Pertama Kali" sebagai single keempatnya. Seperti album pertama mereka, album ini juga sukses mendapat Platinum Awards di tahun 2007.

              Kerispatih juga turut berpartisipasi dalam album perdana Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, dengan menyanyikan lagu ciptaan SBY berjudul "Hening".


              Pada bulan Juni 2008, Kerispatih merilis album ketiganya yang berjudul "Tak Lekang Oleh Waktu". Di album ketiganya ini, majoritas lagunya dikarang dan dikomposisi oleh Badai, keyboardis Kerispatih. Badai juga berkata, bahwa album ini adalah pergabungan dari album pertama mereka dan album kedua mereka. Jadi, di album ketiga ini berkesan paling sempurna diantara ketiga album yang sudah dirilis. Di album Tak Lekang Oleh Waktu ini, Kerispatih memilih lagu "Bila Rasaku ini Rasamu" menjadi single pertama mereka di album ketiga ini.

              Pada akhir 2009, Kerispatih merilis album keempatnya yang berjudul "Semua Tentang Cinta". Lagu utama di album keempat tersebut adalah "Aku Harus Jujur". Pada awal 2010, Kerispatih sukses menggelar konser pertamanya di luar negeri di "Hong Kong".

               Pada bulan 2 Februari 2010, salah satu personil Kerispatih, Sammy harus kembali berurusan dengan polisi, sebelumnya Sammy dilaporkan menjadi pencuri mobil Honda Civic, pada saat itu Sammy terkena narkoba yang membuat dirinya dipecat dari Kerispatih dan Kerispatih segera mencari vokalis baru untuk mengisi kekosongan vokalis yang telah ditinggal Sammy karena narkoba.

Biografi Kangen Band



Diawali personil :
  1. Dody [gitar]
  2. Andika [vokal]
  3. Tara [gitar]
  4. Lim [drum], dan 
  5. Novry [bass], 


KANGEN Band 
           Awalnya dikenal di seputaran Lampung dan sekitarnya. Maklumlah, mereka memang berdomisili di bumi ruai jurai [ini julukan Lampung].
           Band yang dibentuk 4 Juli 2005 itu, didirikan oleh Dody. Alasan memberi nama KANGEN Band, menurut Dody simpel saja, supaya orang yang mendengar lagu-lagu mereka selalu kangen untuk mendengar lagi. Meski terkesan ndeso, toh nama itu pula yang melejitkan mereka. Di Lampung, prestasi mereka lumayan. Mereka langganan juara festival musik. Sempat meraih tropi Walikota Lampung untuk Festival Indie Band dan membawa predikat best vokal dan best song tahun 2005 silam.

          Dari karya sendiri yang mereka buat, beberapa lagu kemudian dikirim ke radio-radio. Lirik yang membumi, suara yang sudah akrab dengan publik Lampung, membuat KANGEN Band menjadi salah satu high request di radio-radio. Tak Cuma di Lampung ternyata, karena menyebar juga ke Palembang, Medan, malah menembus Sulawesi sampai Manado. Beberapa wartawan Jakarta sempat ‘kebingungan’ ketika liputan di Sulawesi dan ditanya soal KANGEN Band. “Siapa band ini, sampai semua bertanya?” celetuk beberapa rekan wartawan.

           Sukses indie, KANGEN Band diendus oleh ‘bajakers’ [pembajak]. Meski belum pernah rilis album, tapi nyaris di semua lapak-lapak VCD dan CD bajakan, selalu memutar lagu-lagu band yang semua lagunya ngomong soal cinta ini. Sering dianggap merugikan, toh namanya terkatrol juga lewat bajakan ini. “Kami malah sering disebut band hantu, karena ada karya tapi bandnya sendiri belum ada albumnya,” sahut Dody sambil terkekeh. Gara-gara band ini juga, salah satu mall di Jakarta terpaksa membatalkan show case-nya, lantaran penonton yang datang melebihi kapasitas mall itu sendiri. “Takut ada apa-apa,” kilah Dody, yang mencipta semua lagu di album pertama ini.

           Kini, KANGEN Band tak perlu pusing soal distribusi. Lewat Warner Music Indonesia yang akhirnya menggaetnya, mereka merilis album utuh bertitel Tentang Aku, Kau & Dia [2007]. Diproduseri Harry Tasman dan Youngky, album pertamanya ini masih menawarkan materi yang tidak neko-neko. Lagu-lagu seperti Tentang Bintang, Selingkuh, Penantian Yang Tertunda, Jika, Bidadari Surgaku, Menunggu dan Petualang Cinta, dianggap mewakili perasaan banyak anak muda sekarang. “Khususnya untuk laki-laki yang disakiti perempuan,” repet Dody tersenyum.

           Tentu bukan band ndesit lagi sekarang. KANGEN Band mulai kerap meramaikan banyak acara di Jakarta [dan Jawa]. Yang perlu jadi catatan, jangan sampai deh jadi band ‘kapal selam’ seperti banyak band baru lain. Muncul sebentar, dan kelamaan tenggelam. Mungkin juga perlu berfalsafah, biar ndeso yang penting ngangenin.

Biografi Band Ungu


              Ungu merupakan band papan atas yang banyak melejit dengan lagu-lagu religinya Ungu merupakan gabungan dari beberapa warna. Filosofi inilah yang coba diadaptasi oleh band yang dibentuk oleh Franky Hadiakto. Beberapa musisi bekerja sama dan menghasilkan musik yang indah, gitu kira-kira yang diinginkan si pencetus nama untuk bandnya yang baru kebentuk.

               Ungu terbentuk sejak lama. Jakarta, September 1996 tepatnya. Ungu yang pantang menyerah kendati sudah sering berganti formasi akhirnya mendapatkan kesempatan rekaman di bawah naungan label Warner Music Indonesia, untuk sebuah album kompilasi bertajuk Klik. Dalam album tersebut Ungu menyumbangkan 2 lagunya.

               Pada tahun 2002, barulah Ungu berhasil membuktikan kemampuan bermusik mereka. Kali ini di bawah naungan label Hemaswara/Musica, Ungu akhirnya merils album debut mereka yang berjudul Laguku. Dengan 12 lagu ciptaan anak-anak Ungu sendiri, mereka ternyata juga mengundang musisi senior macam Sawung Jabo untuk membantu mereka menggarap aransemen string. Hasilnya bisa didenger di lagu-lagu macam Laguku, Maafkanlah dan Embun Hati. Musik Ungu menggabungkan gitar, bas, drum dan vokal menjadi 12 lagu beraliran pop progresif dengan sedikit unsur rock dalam album ‘Laguku’ ini.

Personil Ungu :
Pasha (Vokalis)
Nama Lengkap: Sigit Purnomo S.S.
TTL : Donggala, 27 November 1979
Bergabung dengan Ungu karir pertama sebagai model dan telah muncul dibeberapa iklan, main sinetron bergabung dengan beberapa band sebelum bergabung dengan Ungu. Tidak banyak yang tahu bahwa pernah menjadi juara II lomba Adzan Sulawesi Tengah. Cowok ternyata pandai mengaji ini sempat berkuliah di ABA-ABI sebelum akhirnya memutuskan untuk berhenti kuliah dan memilih berkarir musik.

MAKKI (BASSIS)
Nama Lengkap : Makki O. Parikesit
TTL : Jakarta, 23 Oktober 1971
Bergabung dengan Ungu: 1996 Ketika sedang mengambil gelar Indiana University, Amerika Serikat. Makki memperkaya kemampuan bermusiknya dengan bermain bersama sebuah band yang bernama Joint Session, yang selain menjadi band keliling sekitar Midwest, juga merupakan band pembuka beberapa konser grup musik ternama seperti. Toad the Road Sprocket dan John Mallencamn. Ketika kembali ke Jakarta tahun 1996, Makki sempat bergabung dengan Harris Ioni dan beberapa sesi in promptu sampai akhirnya membentuk UNGU.

Enda Gitaris
Nama Lengkap: Franco Medjaya
TTL : Kudus, 4 Maret 1978
Bergabung dengan Ungu 200, Cowok yang akrab dipanggil Enda ini memulai karirnya sebagai teknisi gitar untuk gitaris band ini. Ketika kebutuhan akan gitaris kedua, muncul Enda membuktikan bahwa ia adalah orang tepat untuk mengisi posisi itu. Lulusan fakultas hukum Universitas Ratulangi ini mudah dikenali dengan sebuah anting dibawah bibirnya.

Onci (Gitaris)
Nama Lengkap: Arlonsy Miraldi
TTL : Palu, 2 Oktober 1981
Bergabung dengan 2003, yang sebelumnya bergabung dengan Funky Kopral merupakan personil terakhir bergabung dengan UNGU. Dikenal sebagai gitaris energik dan bermusikalitas baik kehadiran. Onci menjadi nilai tambah bagi UNGU.

Rowman (Drummer)
Nama Lengkap: M. Nur Rohman
TTL : Jakarta, 9 Januari 1974
Bergabung dengan Ungu 2001, sebelum ke Ungu Rowman adalah drummer grup musik bernama Garux yang sempat meramaikan dunia musik Indonesia

Minggu, 27 Maret 2011

Biografi Rio Febrian

         Rio Febrian (lahir di Jakarta, 25 Februari 1981; umur 30 tahun) adalah pria berdarah Betawi dan Manado dengan profesi sebagai penyanyi. Rio berprofesi sebagai penyanyi pria dalam dunia musik tanah air dan telah mengeluarkan beberapa album serta meraih beberapa prestasi sejak masih remaja hingga sekarang ini. Ia juga telah menyelenggarakan tur konser di dalam dan luar negeri.





Biografi

            Sebelum terjun ke industri rekaman, Rio sering mengikuti lomba menyanyi. Kompetisi pertama diikutinya ketika ia masih berusia sembilan tahun, di Bogor. Di tahun 1990an Rio sering mengikuti dan menjuarai lomba-lomba tingkat nasional, diantaranya: Juara II Bahana Suara Pelajar 1994 dan Juara II Bintang Radio & Televisi 1997. Pada tahun 1999, Rio maju ke tingkat Asia dan berhasil menjadi juara I Grand Champion Asia Bagus 1999.

             Sebelum album solo perdananya beredar, pada tahun 2000 bersama Erra Fazira dari Malaysia, ia membawakan lagu lama karya Fariz RM, "Nada Kasih", lagu yang dipopulerkan oleh sang pencipta dan Neno Warisman. Seiring terkenalnya "Nada Kasih", Rio bergabung dengan Elfa's Choir. Bersama Elfa's Choir ia mengikuti kompetisi paduan suara internasional, yaitu Choir Olympic 2000 di Linz, Austria, dan meraih Juara I Male Ensemble dan Juara I Adult Choir.

              Album perdananya yang diberi judul sesuai dengan namanya sendiri Rio Febrian beredar pada tahun 2001, menelurkan hit single karya Yovie Widianto yang berjudul "Bukan Untukku” dan langsung akrab di telinga pencinta musik Indonesia.

             Pada pertengahan tahun 2004 album kedua Rio yang berjudul Ku Ada Disini diluncurkan, dan hit single yang berjudul sama dengan judul album ini langsung menyapa hangat telinga pencinta musik Indonesia. Di album ini ada tiga lagu yang merupakan buah karya penyanyi yang konsisten dangan musik melankolis ini, yaitu: "Rasa", "Cinta Kita" dan "Kasih".

             Bulan Desember 2006 Rio Febrian meluncurkan album ketiganya bertitel "Rio F3brian". Album ini dilaunching sesudah dilempar ke pasaran. Dalam album ini, Rio juga bertindak selaku produser. Selain itu Rio sendiri menciptakan 4 lagu dan kolaborasi dengan beberapa musisi seperti Aria Baron ex-personel grup band GiGi, Edo Kondologit, dan Jaclyn Victor pemenang Malaysian Idol dari Malaysia. Di album yang terinspirasi dari sosok wanita, ada beberapa lagu yang patut untuk dijagokan. Seperti single "Jenuh", "Wanita", "Palsu", dan "Terindah". Rio berduet bersama Jaclyn Victor dalam lagu "Ceritera Cinta" yang juga terdapat dalam album Jaclyn, Inilah Jac (2006).

Album

 

Biografi band Samson

            Samsons adalah band dari Indonesia yang beraliran poprock. Band ini teah merilis 3 album, yaitu "Naluri Lelaki", "Penantian Hidup" dan "Samsons".
Band ini didirikan pada 14 Juli 2003 dengan nama "Equal".[1] Namun, sebelum sempat rekaman, vokalis perempuan dan drummer memutuskan untuk berhenti. Lalu, Equal mengganti nama menjadi Samsons.
Nama "Samsons" merupakan nama yang berasal dari kelakuan Chandra Christanto, sang drummer. Sebelum rekaman, labelnya mewajibkan Equal untuk menjalani karantina selama seminggu. Setiap pagi, Konde (nama panggilannya) bangun lebih awal dan langsung memainkan drum, saat rekan-rekannya sedang tidur. Tentu saja, teman-teman Konde menjadi terganggu dan mengatakan bahwa kelakuan Konde seperti Samson.[2] Karena sering diucapkan, maka akhirnya Equal berganti nama menjadi Samsons.



Anggota band


Diskografi

  • "Naluri Lelaki" (2006); dengan singel:
    • Naluri Lelaki
    • Kenangan Terindah
    • Akhir Rasa Ini
    • Di Penghujung Muda
    • Bukan Diriku
  • "Penantian Hidup" (2007); dengan singel:
    • Kisah Tak Sempurna
    • Luluh
    • Hey Gadis
  • "Penantian Hidup Platinum Edition" (2008); dengan tambahan tiga lagu baru:
    • Tak Bisa Memiliki
    • Hening
    • Devil's Box
  • "Samsons" (2009);
    • Revolusi
    • Masih (Mencintainya)
    • Bahasa Cinta
    • Sudahlah
    • Tak Ada Tempat Seperti Surga
    • Perjalanan
    • Enyahlah
    • Percuma
    • Abadilah Cinta
    • Sabda Hati


    Penantian Hidup

               Album keduanya, "Penantian Hidup", dirilis pada tanggal 25 Mei 2007. Album ini dibuat di 3 benua yakni: Asia (Indonesia), Australia, dan Amerika Serikat).[3] Album ini direkam selama sebulan. Samsons juga bekerjasama dengan Sydney Philarmonic Orchestra untuk suara orkestra.
    Singel pertamanya adalah "Kisah Tak Sempurna", berkolaborasi dengan Erwin Gutawa, komposer lokal yang terkenal. Samsons sempat syuting video klip "For You" pada tanggal 8 Agustus 2007, dimana Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono tampil dalam video klip ini. Lagu ini adalah persembahan untuk tentara Indonesia yang berangkat ke Lebanon sebagai anggota Pasukan Perdamaian PBB.[4] Samsons juga telah merilis singel keduanya berjudul "Luluh" dalam bentuk video klip dan MP3.[5]. Video klip "Luluh" ini menceritakan tentang seorang perempuan yang kehilangan pacarnya yang mendapat musibah luka bakar di sekujur tubuhnya ketika sedang berakrobat sepeda motor melewati lingkaran api.

     


 


 

Senin, 24 Januari 2011

Biografi Jikustik Band


Jikustik, sebuah band yang berasal dari kota Gudeg ini memang sudah tidak asing lagi bagi kita. Sebagai bukti, 3 album andalannya ditambah 1 album edisi khusus telah ditelurkannya. Mulai dari album "Seribu Tahun" yang beredar pada pertengahan tahun 2000 dengan beberapa lagu 'jagoannya' yaitu, "Seribu Tahun Lamanya", "Maaf", "Saat Kau Tak Disini (SKTD)", dan "Kau Menghilang". Disambung dengan album edisi khusus "Seribu Tahun" yang sengaja dibuat berdasar masukan dari pihak produser, dengan dibumbui 2 lagu baru yaitu "Setia" dan "Jangan Pernah Kau Layu" sembari tetap mempersiapkan proses rekaman untuk album keduanya. Hebatnya, album edisi khusus "Seribu Tahun" ini mampu terjual hingga mencapai angka 600.000 copy.

Pada 5 Juni 2002, group yang terdiri dari : 
  • Pongki (Vokal), 
  • Dadi' (Gitar melodi), 
  • Icha (Bass), 
  • Carlo (Drum), dan 
  • Adhit (Keyboard), 
          Me-release album keduanya "Perjalanan Panjang" di Planet Hollywood Jakarta. Album kedua ini bermaterikan 12 lagu terbaik karya mereka. Beberapa lagu dari album kedua ini sempat menduduki posisi teratas pada chart beberapa radio di tanah air. "Tak Ada Yang Abadi", "Pandangi Langit Malam Ini", "Menggapaimu", dan "Akhiri Ini Dengan Indah" sudah tidak asing lagi di telinga pendengar dan pecinta musik Indonesia.

           Selang waktu 1 tahun kemudian, tepatnya pada 13 Oktober 2003, mereka kembali menetaskan album ketiganya yang sepakat diberi titel "Sepanjang Musim". 10 lagu dalam format kaset, dan 11 lagu untuk format CD disuguhkan di album ini. Seperti pada album-album sebelumnya, beberapa lagu Jikustik-pun kembali bertengger di papan atas chart radio di tanah air. Sebut saja "Untuk Dikenang", "Tak Pantas Untukmu", "Ini Bukan Kesalahan", dan "Samudera Mengering" yang kerap diperdengarkan di berbagai program siaran radio nasional. Bahkan salah satu rumah produksi memilih lagu Jikustik, "Aku Dan Dunia" sebagai Original Sound Track (OST) dalam sinetron 'Buce Li' yang ditayangkan di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia. Hebatnya lagi, pada minggu pertama sesaat setelah peluncuran album ketiga ini, penjualan sudah mencapai 150.000 copy.

           Kedewasaan mereka dalam bermusik, dipihak lain semakin terasa. Apalagi ketika mereka memutuskan mengubah komposisi musik, tapi tetap mengutamakan harmoni manis yang secara tidak langsung sudah menjadi trade mark Jikustik di belantika musik pop Indonesia. Mungkin memang baginilah cara Jikustik menawarkan hal baru dan fresh. Lewat bentuk-bentuk kreatif yang mungkin akan semakin mengukuhkan nama Jikustik sebagai kelompok musik dengan daya cetak hits tinggi.

           Pada tanggal 4 November 2004 album keempat Jikustik yang bertajuk "Pagi" telah 'dilempar' kepasaran. 14 lagu indah dikemas secara ekslusif dalam dua format yaitu kaset dan CD. Dimana masing-masing berisi 12 lagu dengan bonus track yang berbeda satu dengan lainnya. Lagu "Pulanglah Padanya" yang menjadi andalan, sempat menempati posisi 5 besar di beberapa radio di tanah air.

           Warna lagu yang disuguhkan di album keempat ini lebih didominasi oleh unsur akustik. Sound-sound gitar akustik dan piano jelas terasa dibeberapa lagu yang ada. Diantaranya "Pergi Tanpa Pesan", "Pulanglah Padanya", "Aku Pasti Mencarimu", "Lelaki Yang Tersisa", "Sudah Terjawab", "Melawan Kesepian", "Kawan Aku Pulang", "Akupun Menunggu", "Aku Percaya Padamu", dan "Lagu Sedih" sangat jelas terasa di telinga kita bahwa nuansa akustik memang mendominasi lagu-lagu tersebut.

           Memang band yang satu ini tidak pernah kekurangan ide-ide kreatifnya untuk berkarya. Buktinya di album "Pagi" yang sudah di-release ini, mereka kembali mempersembahkan karya terbaik mereka untuk para penikmat dan penggemar musik diseluruh penjuru dunia. Khususnya di bumi nusantara. Sementara itu, Pada 30 November 2005 yang lalu, Jikustik juga telah meluncurkan album "Kumpulan Terbaik" -nya. Selain bermaterikan kumpulan lagu-lagu terbaik dari album terdahulunya, juga disuguhkan 3 lagu baru. Salah satu diantaranya berjudul "Aku Datang Untukmu" ciptaan Pongki yang dinyanyikan Jikustik featuring Lea Simandjuntak yang tidak lain adalah adik ipar Pongki. Tetapi bukan hanya karena hubungan saudara ipar semata mereka berkolaborasi, namun karena Jikustik memang membutuhkan kemampuan Lea untuk menyanyikan lagu yang menyelipkan beberapa kalimat dalam bahasa Inggris ini. Kini lagu tersebut telah menempati chart tertinggi di beberapa radio nasional, memang diluar dugaan.

           Kemantapan Jikustik untuk melangkahkan kaki di dunia musik Indonesia-pun kian tercermin. Terlihat dari berbagai upaya yang telah dilakukannya selama ini. Kini Jikustik tidak tinggal diam, mereka sedang mempersiapkan materi lagu untuk album berikutnya. Kita nantikan saja, seperti apa album kelima Jikustik ??? Sementara itu, tunggu apa lagi ??? Segera miliki kaset dan CD album "Kumpulan Terbaik" Jikustik. (de)

Biografi Slank

          Slank adalah sebuah grup musik terkenal di Indonesia. Dibentuk oleh Bimbim pada 26 Desember 1983 karena bosan bermain musik menjadi cover band dan punya keinginan yang kuat untuk mencipta lagu sendiri. Cikal bakal lahirnya Slank adalah sebuah grup bernama Cikini Stones Complex (CSC) bentukan Bimo Setiawan Sidharta (Bimbim) pada awal tahun 80-an. Band ini hanya memainkan lagu-lagu Rolling Stones dan tak mau memainkan lagu dari band lain, alhasil mereka akhirnya jenuh dan menjelang akhir tahun 1983 grup ini dibubarkan.

          Bimbim meneruskan semangat bermusik mereka dengan kedua saudaranya Denny dan Erwan membentuk Red Evil yang kemudian berganti nama jadi Slank, sebuah nama yang diambil begitu saja dari cemoohan orang yang sering menyebut mereka cowok selengean dengan personel tambahan Bongky (gitar) dan Kiki (gitar). Kediaman Bimbim di Jl. Potlot 14 jadi markas besar mereka.

          Mereka sempat tampil di beberapa pentas dengan membawakan lagu-lagu sendiri sebelum Erwan memutuskan mundur karena merasa tidak punya harapan di Slank. Dengan perjuangan panjang terbentuklah formasi ke-13, Bimbim, Kaka, Bongky, Pay dan Indra, Slank baru solid.

          Dengan formasi Bimbim (Drum), Bongky (Bass), Pay (Gitar), Kaka (Vokal) dan Indra (Keyboard) mereka mulai membuat demo untuk ditawarkan ke perusahaan rekaman.

          Setelah berulang kali ditolak, akhirnya tahun 1990 demonya diterima dan mulai rekaman debut album Suit-Suit... He He He (Gadis Sexy). Album yang menampilkan hit Memang dan Maafkan itu meledak dipasaran sehingga mereka pun diganjar BASF Award untuk kategori pendatang baru terbaik. Album kedua mereka, Kampungan pun meraih sukses yang sama.



NARKOBA

Keterlibatan para personelnya dengan narkoba sempat melahirkan keretakan di tubuh band yang bermarkas di jalan Potlot ini. Pada saat menggarap album keenam (Lagi Sedih), Bimbim selaku leader akhirnya memutuskan untuk memecat Bongky, Pay dan Indra. Kaka dan Bimbim tetap menggarap album ke-6 dengan bantuan additional player.



Sebagai gantinya mereka merekrut Ivanka (Bass), Mohamad Ridho Hafiedz (Ridho) dan Abdee Negara (Abdee). Formasi ini bertahan hingga saat ini dan mereka terus melahirkan karya-karya yang menegaskan eksistensi mereka di dunia musik Indonesia.

Bimo Setiawan Almachzumi
Nick Name : Bimbim
D.O.B : Jakarta, 25 December
Believe : Islam
Height/Weight : 173 cm / 52 kgs
Hobby : Soccer
Influence : Van Hallen, Rolling Stones, Queen
Position : Drums / Percussions / Guitar
Musical Background :
Self learning to drumming at the age of 13. First gigs in Junior High with Cikini Stones Complex. Former member of SLANK.

Akhadi Wira Satriaji
Nick Name : Kaka
D.O.B : Jakarta, 10 March
Believe : Islam
Height/Weight : 171 cm / 60 kgs
Hobby : Soccer
Influence : Bob Marley, David Coverdale
Position : Guitars / Vocal Cord
Musical Background :
Learnt to sing at the age 9, Forming a band with cousins and friends in Junior High. Self learn to sing by listening his favourites musician's recorded tapes, Vocalist of LOVINA band, borrowed as vocalist

Ivan Kurniawan Arifin
Nick Name : Ivanka
D.O.B : Jakarta, 9 Desember
Believe : Islam
Height/Weight : 170 cm / 55 kgs
Hobby : Musics
Influence : Rolling Stones, Beatles
Position : Bass / Guitars
Musical Background :
Began to learn guitar at the age of 14 . Finalist at West Java Rock Festival. Foemer member of House Of The Rising Sun Band, Bass player for Imanez' Otto Jam, Supporting musician for SLANK's 6th local album.

Mohammad Ridwan Hafiedz
Nick Name : Ridho
D.O.B : Ambon, 3 September
Believe : Islam
Height/Weight : 173 cm / 50 kgs
Hobby : Soccer
Influence : Blues Saraceno, Nick Nolan, Beatles, Jimmy Hendrix
Position : Guitars
Musical Background :
Began to learn music in Samarinda at the age 12. Former member of Cat Power Band. Took a musical course with Didi AGP and Bintang Indiarto in high school. Former member of Last Few Minutes (LFM) Band. Took a guitar course at Musician Institute Hollywood,LA. Supporting musician for Vina Panduwinata, Nita Tilana, Nugie, Vony Sumlang. Joining SLANK in the recording album "TUJUH".

Abdee Negara
Nick Name : Abdee
D.O.B : Donggala, 28 June
Believe : Islam
Height/Weight : 170 cm / 50 kgs
Hobby : Motor Cross
Influence : Keith Richard, Jimmy Hendrix
Position : Guitars
Musical Background :
Took a guitar course at ILW Farabi in 1988. Supporting musician for Gideon Tengker, Ermy Kulit, Michael "Sket" Meyer, Eki Lamoh. Former member of Interview Band with Hengky Supit, DOR Band with Wawan and Michael Meyer, ENEMES Band with Sandy and Iram "U" Camp, Makhatana Band with Dino and Yoyo "Bayou", KRS with Cendy Luntungan, Harry Anggoman. ARJACO with Arthur Kaunang and James F. Sundah.

Joining SLANK in the recording album "TUJUH".

PENGGEMAR

Slank adalah grup cinta damai dan pada kenyataanya Slank tidak saja berhasil merebut hati penggemar, tapi Slank juga telah berhasil membangkitkan semangat dan solidaritas dari sebuah generasi untuk punya sikap. Dan Slank memiliki kelompok penggemar yang fanatik dan kreatif, yang dikenal sebagai Slankers.

SLANK FANS CLUB

Slank Fan Club (SFC) adalah club resmi yang dibentuk oleh manajemen Slank untuk menampung para penggemar fanatik Slank.

BULETIN SLANK

Untuk menyampaikan informasi kepada para Slanker, Slank dan manajemennya memutuskan untuk membuat sebuah newsletter yang kemudian disebut dengan nama Buletin Slank. Buletin ini berisi jadual, kisah-kisah pendek perjalanan tur panggung slank dan sebagainya. Nama buletin sendiri dipakai sebagai simbol agar para slanker melingkari (buletin) jadwal kegiatan slank di kalender kegiatan mereka masing-masing.

Buletin Slank inilah yang kemudian berkembang menjadi Koran Slank.

KORAN SLANK

Koran Slank diterbitkan pertama kali pada 10 Maret 2002.

DISKOGRAFI

1. 1990 - Suit-Suit....Hehehe (Gadis Sexy)
2. 1991 - Kampungan
3. 1993 - Piss
4. 1995 - Generasi Biru
5. 1996 - Minoritas
6. 1996 - Lagi Sedih
7. 1997 - Tujuh
8. 1998 - Mata Hati Reformasi
9. 1999 - 999+09
10. 2001 - Virus
11. 2003 - Satu Satu
12. 2003 - Bajakan!
13. 2004 - Road to Peace
14. 2005 - PLUR
15. 2006 - Slankissme
16. 2007 - Slow But Sure
17. 2007 - Original Soundtrack "Get Married"
18. 2008 - Slank - The Big Hip
19. 2008 - Anthem For The Broken Hearted
20. 2009 - Original Soundtrack Generasi Biru


Personil : Bim-Bim � Kaka � Ridho � Ivanka � Abdee
Mantan Personil : Bongky � Pay � Indra � Reynold
Album Studio : Suit... Suit... He... He... (Gadis Sexy) - Kampungan - Piss! - Generasi Biru - Minoritas - Lagi Sedih - Tujuh - Mata Hati Reformasi - 999 - 09 - Virus - Satu Satu - PLUR - Slankkissme - Slow But Sure
Album Lain : Konser Piss 30 kota - Virus Roadshow - Bajakan - Road to Peace - Ost. Get Married

Referensi : http://sky-side.blogspot.com/2009/07/biografi-slank_18.html

Biografi ADA Band


ADA Band adalah sebuah grup musik pop yang kini beranggotakan  
  • Donnie Sibarani (vokalis),  
  • Krishna Balagita (keyboard),  
  • Marshal (gitaris) dan  
  • Dika Satjadibrata 
           Masih, Langit Tujuh Bidadari dan Karena Wanita (Ingin Dimengerti). Lagu-lagu mereka dominan mengangkat tema-tema cinta. Sehingga ADA Band dianggap sebagai salah satu grup musik melankolis. (bassis). Grup ini melejit lewat lagu

Album yang telah mereka rilis yakni,  
  1. SEHARUSNYA (1997),  
  2. PERADABAN 2000 (2000),  
  3. TIARA (2001),  
  4. METAMORPHOSIS (2002),  
  5. The Best of – Discography (2003),  
  6. HEAVEN OF LOVE (2004),  
  7. ROMANTIC RHAPSODY (2006), C
  8. INEMA STORY (2007), dan  
  9. HARMONIOUS (2008).
          Saat terbentuk pada tahun 1996, ADA Band beranggotakan Ibrahim Imran (Baim) pada gitar & vokal, Iso Eddy H (Iso) pada keyboard & backing vocal, Elif Ritonga (Eel) pada drum, dan Khrisna Balagita (Khrisna) pada keyboard/piano. Album perdana, SEHARUSNYA dirilis setahun kemudian.

          Setelah album kedua, PERADABAN 2000 (2000), Iso dan Eel hengkang dari ADA Band. Album ketiga, TIARA (2001) posisi drum diisi oleh Rama Yaya Muktio. Perpecahan di tubuh ADA Band kembali terjadi. Kali ini sang vokalis, Baim hengkang pada bulan Desember 2001.

          Tak putus asa, awal 2003, ADA band menggebrak dengan formasi Khrisna Balagita (keyboard/piano), Dika Satjadibrata (bass & backing vocal), Rama Yaya Muktio (drum), Marshall Suryarachman (gitar), dan Donnie Sibarani (vokal). Mereka pun merilis album METAMORPHOSIS di bawah label baru, EMI Music Indonesia. Kebangkitan ADA Band diakui dengan masuknya mereka sebagai nomine dalam Anugerah Musik Indonesia (AMI) 2003 (4 kategori) dan Clear Top 10 Awards 2003 (3 kategori).

          Akhir 2003, mereka merilis THE BEST OF ADA BAND – DISCOGRAPHY, berisi 12 lagu yang membawa ADA Band terkenal. Awal 2004, Rama kecelakaan dan terpaksa harus mundur. Dengan bantuan additional player, ADA Band merilis HEAVEN OF LOVE (2004), ROMANTIC RHAPSODY pada awal 2006, serta CINEMA STORY pada pertengahan 2007. Donnie berduet dengan putri musisi Erwin Gutawa, Gita Gutawa, dalam lagu Yang Terbaik Bagimu yang terdapat di album HEAVEN OF LOVE.

Album kesembilan ADA Band, HARMONIUS (2008) rilis tanpa Khrisna Balagita yang mengundurkan diri dari ADA Band.

Biografi Bondan Prakoso


            Bondan Prakoso lahir 8 Mei 1984, ia adalah one of the best bass player di Indonesia. Dulu Bondan adalah penyanyi cilik yang pernah menelurkan album cilik Si Lumba-Lumba. Berkat album Si Lumba-lumba namanya melambung. Alumni D3 Sastra Belanda Universitas Indonesia ini memulai karier remaja dan dewasanya saat membentuk band Funky Kopral ditahun 1999 hingga tahun 2002. Kini ia betah dengan besutannya, Bondan Prakoso & Fade 2 Black.


           Bondan Prakoso adalah anak kedua dari tiga bersaudara pasangan dari Lili Yulianingsih dan Sisco Batara ini mengawali kariernya sebagai penyanyi cilik di era 80-an hingga awal tahun 90-an. Album perdananya yang bertitel Si Lumba-Lumba sukses dipasaran dan mencuatkan namanya.
Ditahun 1999, Bondan membentuk band Funky Kopral , sebagai bassis, hingga merilis 3 buah album. Bahkan album kedua band ini diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2001 untuk kategori Group Alternatif Terbaik. Ditahun 2003, Funky Kopral merilis album ketiga mereka dengan kolaborasi bersama Setiawan Djodi dengan hits singel Tokek dan lagi-lagi diganjar penghargaan AMI Sharp Awards ditahun 2003 untuk kategori Kolaborasi Rock Terbaik.

          Sayang, setelah album ketiga mereka dirilis, band ini bubar. Hingga ditahun 2005 ia memebentuk band baru bernama Bondan Prakoso & Fade 2 Black dengan genre musik Pop Rock yang dipadu dengan Rap. Dengan band barunya ini, Bondan diganjar penghargaan serupa, yakni AMI Sharp Awards ditahun 2008 untuk kategori Group Rap Terbaik.

         Sebelumnya, ditahun 2006 Bondan bersama 12 orang pemain bass dari berbagai band di Indonesia seperti Thomas “GIGI”, Rindra “Padi”, Bongky “BIP”, Adam Sheila on 7 dan bassis Indonesia lainnya diganjar penghargaan oleh MURI untuk penghargaan Penampilan Bassis terbanyak dalam satu panggung.
Pada tanggal 17 Desember 2007, Bondan menikahi kekasihnya yang bernama Margareth atau yang akrab disapa Margie yang bertempat di Restoran Cibintung, Ciputat, Tangerang, dengan mas kawin berupa seperangkat alat salat dan 17 gram emas.

Biodata Bondan Prakoso:
Nama Lengkap : BONDAN PRAKOSO
Nama Panggilan : MR B
TTL   : 8/MEI/1984
Anak ke  : 2 dari 3 bersaudara
Nama Ibu     : Lili Yulianingsih
Nama Bapak  : Sisco Batara
Agama    : Islam
Pendidikan  : Lulusan D3 Sastra Belanda UI
Pekerjaan  : Musisi, Produser
Hobby  : Musik, Membaca, Menonton Film
Musisi/Band Favorit : Les Claypool (Primus), Muse, Dave Mathews Band
Referensi Buku  : Huru Hara Kiamat, Jangan Bersedih, Chicken Soup
Makanan Favorit  : Chicken Teriyaki, Nasi Goreng Hati/Pete.
Minuman Favorit  : Air Mineral
Alamat     : PO BOX 1281 JKS 12012

Minggu, 23 Januari 2011

Biografi Kotak Band



Kotak Band
          Berawal dari kontes Dream Band yang digelar tahun 2004 lalu, terbentuklah sebuah band bernama Kotak yang terdiri dari para personil yang telah diseleksi sebelumnya yaitu Cella (gitar), Ices (bass), Pare (vocal) dan Posan (drum).

         Kotak adalah satu-satunya band yang mengusung jenis musik modern rock dan bernuansa sedikit ‘dark’. Dengan menampilkan sound distorsi yang gahar ala band-band nu metal atau modern rock namun juga dengan teknik solo gitar yang keren.
Bisa dibilang, tanpa adanya Dreamband 2004 enggak bakalan ada band yang bernama Kotak. Kotak sebagai juara mendapatkan kesempatan dibuatkan album solo berjudul sama. Dengan formasi dua cowok, dua cewek memang Kotak cukup memikat dengan gaya gothicnya. Simak saja salah satu komentar dari juri Dreamband 2004.

Biography Kotak 

BanD Kotak :
  • Tantri “tantri/pare”–VoCaLisT
  • Prinzes Amanda “ICeZ”–BassisT
  • Mario Marsella “CeLLa”–GuiTaRisT
  • Haposan Haryanto Tobing “PoSaN”–DruMMeR

KoTaK adalah 2 cewe (Tantri & ICes) dan 2 cowo (CeLLa & PoSaN)

History
KoTaK terbentuk tgl.27 September 2004 dalam acara The Dream Band
KoTaK dipertemukan oleh Yang Diatas sejak audisi The Dream Band di Jakarta
Produser (Dody-Kahitna) yg ‘dah mengaudisi drummer, guitaris, bassis, vokalis dari kota Jakarta, dari peserta 400 org vocalis menjadi 2 org, 170 bassis menjadi 2 org, ratusan guitaris menjadi 3 org, dan ratusan drummer jg menjadi 2 org
And dari 9 org yg lolos audisi, dibentuk 2 band yaitu KoTak yg personilnya 4 org, dan LiMa yg personilnya 5 org

KonSep :

KoTaK aliran musiknya MoDeRn Rock
Influnced by Evanessence :: Linkin Park :: Alter Bridge :: Creed :: Hoobastank :: KoRn ::NaMe MeANinG
Nama KoTaK berarti 4 sisi dan 4 sudut yg bersatu menjadi bidang KoTaK yg menggambarkan 4 org yg berbeda karakter namun menjadi 1 dalam musik

KOTAK band adalah band anak muda yang lahir dari sebuah audisi band di TV nasional, mereka berhasil membuat album yang bertitle beraksi